Jumat, 22 April 2011

JAMUR TIRAM



Menu Para Bangsawan

Kelezatan jamur sudah dinikmati di China, Jepang, Korea, dan Mesir sejak 3.000 tahun silam. Namun, saat itu yang menikmati masih terbatas keluarga kerajaan. Mereka mengkonsumsinya untuk mendapatkan "kekekalan". Masyarakat umum dilarang memakannya karena ketersediaannya terbatas.
Beberapa bangsa seperti Rusia, Yunani, dan Meksiko percaya memakan jamur dapat memberikan tenaga dan kekuatan super. Mereka memperoleh jamur yang tumbuh di kayu lapuk setelah pergantian musim. Karena kelezatannya, jamur tiram diabadikan di salah satu sisi depan Prague Casle di St Vitus Cathedral, Praha. Relief di gereja yang dibangun pada 925M menceritakan legenda tentang seorang ratu pertama yang menganut agama Nasrani. Keluarga kerajaan kemudian merayakannya dengan menikmati kelezatan jamur tiram.

Manfaat di Balik Kelezatan Tiram

Selain lezat, jamur tiram mempunyai manfaat sebagai “obat” beberapa penyakit. Ia dikenal masyarakat luas sebagai penurun kolesterol yang tokcer. Dari hasil penelitian, pleurotus mengandung 2.8% lovastatin yang dapat menurunkan kolesterol.

Peneliti mycoremediation menggunakan jamur tiram untuk mengembalikan atau mengurangi polutan pada tanah. Jamur itu menghasilkan enzim yang dapat memecah senyawa anorganik seperti minyak, racun, dan pestisida. Senyawa hidrokarbon dari mesin diesel banyak mencemari lahan-lahan pertanian. Jamur kayu itu sangat efektif menurunkan kontaminasi pada lahan.

Sayuran

            Jamur tiram mempunyai kandungan protein rata-rata 3.5 – 4% dari berat basah, dua kali lipat lebih tinggi dibandngkan asparagus dan kubis. Sedangkan bobot kering jamir tiram mengandung protein 19 – 35%, sementara beras 7.3%, gandum 13.2%, kedelai 39.1% dan susu sapi 25.2%. selain itu, jamur tiram mengandung sembilan asam amino  esensial yang tidak bisa di sintesis  dalam tubuh yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin dan fenilalanin. Sedangkan kandungan lemak sekitar 72% dari total adalah asam lemak tidak jenuh.
            Kandungan logam berat di jamur tiram juga masih jauh dibawah batas yang ditetapkan dalam undang-undang Fruit Product Order and Prevention of food Adulteration Act tahun 1954. Oleh karena itu jamur tiram aman dikonsumsi setiap hari.

Jual : Jamur Tiram
Hubungi: Benny Suwitno
Telp : (0283) 3387089

Tidak ada komentar:

Posting Komentar